Nurani

Kematian adalah sunyi senyap hasrat dan gerak, kehidupan yang ada tidak lebih sebagai tempat jiwaku mampir yang sejujurnya enggan berada, ingin lesat segera, dimana tidak ada hingar bingar, tidak bersikap manis, tiada tawa , tiada resah, tidak ada khawatir tidak ada takut, bahkan cemburu pada kehidupanku sendiri..

Hari ini aku masih tetap merasa sebagaimana hari-hariku yang lalu, senyap, datar, dan sepi. Aku hanya memiliki satu alasan mengapa aku harus tetap berdiri, karena Tuhanku masih meletakkanku pada alam duniaNya, sekedar membuka mata di pagi hari dan kembali terlelap di malam hari, dengan kelelahan di sepanjang umurku..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s