Waktu Cinderella

“Sudah jam berapa?” Tanyaku pada seorang laki-laki yang tengah sibuk mengutak-atik desain brosur untuk proyeknya, entah didesain sebagus apa membuatnya tetap bertahan di tengah semilir nan gigilnya malam.. Katanya besok harus sudah jadi, ah sibuk sekali, padahal aku ingin membagi rinduku, sudah berat kutanggung sendiri..

“Jam duabelas”, aku menoleh arah dinding jam, sudah waktunya cinderella kembali ke peraduan, memang tak terasa memadu kasih lewat obrolan malam dengan sang pangeran, setauku bakda isyak tadi aku menghubunginya, tau-tau jarum-jarum jam sudah saling mendekap, menyetubuh ke arah utara… Lanjutkan membaca “Waktu Cinderella”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑