Lebam

Pada akhirnya, kemenangan itu pasti datang.. Aku begitu tega memaknai senyumanku dengan kemenangan atas mereka, mereka yang selalu terhimpit atas kehadiranku, mereka yang selalu ingin menjatuhkanku dengan cara yang sangat rendah dan murahan, karena pada dasarnya aku memahami, bahwa sejarah yang akan membuktikan, pun ketika sejarah itu terkuak kini, aku hanya bisa menderaikan air mata, sakit yang begitu dalam, menusukku dari belakang memang cara ampuh untuk membunuhku secara perlahan.. Melawan? Hahaa konyol sekali, aku cukup puas dengan kinerja Tuhan, tak perlu lebih berotot lagi karena aku sudah mengandalkan yang Maha Detektif untuk merobek semua topeng kemunafikan!

Kebenaran begitu pait, ingin rasanya membenci sebenci-bencinya, namun yang ada adalah aku membenci diriku sendiri atas ketidak ikhlasanku dihardik oleh hati-hati yang busuk macam itu, menjijikkan jika mulut menjadi banyak, ow, tidak hanya mulut, bahkan mukapun berubah-ubah, munafuck! yang menjadi masalah adalah, kelebihan yang mereka miliki ternyata tidak puas disyukuri dengan menendang seseorang yang jauh di level mereka: aku! Kadang aku berfikir, oh ternyata aku lebih hebat dan lebih luar biasa ketika keberadaanku dianggap ancaman pencitraan, ah! Makan itu sampah!

Aku memaafkan, sungguh.. tapi aku masih menunggu hatiku mengiklaskan, jujur aku begitu berat mengikhlaskan, karena kehancuranku yang berkali-kali semakin menggerogoti badanku, tidak mudah untuk menerima, karna aku adalah aku.. Yang kediamanku menyimpan lautan duka.. entah kapankah surut, di dasar yang paling dalam aku selalu mendoakan, semoga kesakitanku hanya aku yang dapat merasakan.. Tak perlu diganjar, Tuhan! Karena ini hati, hatiku yang berpeluh luka, kotor dan najis..

Iklan

2 thoughts on “Lebam

  1. ini berdasar pengalaman pribadi atau cuma fiksi ya sis ? ๐Ÿ™‚

    btw, apa kabar ? maaf baru berkunjung skrg , oh ya .. di blogku sdh ada widget buat berlangganan cerita, tak tunggu ya, makasih ๐Ÿ™‚

    • apa yang terlintas tertulis begitu saja disini mbak ๐Ÿ™‚

      alhamdulillah mbak sehat, semoga mbak ely juga.. aku juga lama tak singgah di wp, masih bingung sama wp sih hehe ๐Ÿ˜€ *hare gene masih katrok* ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s